Sugeng Rawuh - Selamat Datang - Welcome

Senin, 04 Oktober 2010

Modifikasi Delta Bengawan Solo (Ujung Pangkah)

Tidak hanya bagian tengah saja Bengawan Solo ini dimodifikasi, bahkan bagian hilir sungai inipun sudah direkayasa. Delta Pangkah merupakan salah satu hasil modifikasi sungai Bengawan Solo di bagian hilir.

Salah satu tujuan dimodifikasinya bagian hilir dari Bengawan Solo ini adalah untuk mengindari pendangkalan di selat Madura.Aliran Air Bengawan Solo membawa endapan dari hulu ke hilir. Delta buatan yang merupakan hasil rekayasa ini berada di sebelah utara kota Gresik (di Ujung Pangkah).



Warna biru muda (turquoise) menunjukkan pola penyebaran sedimen yg diangkut oleh aliran air laut yg melalui Selat Madura. Sedimen yg keluar dari lubang semburan di Porong ini juga sama secara genetika (pembentukannya). Jadi warna biru muda (turquoise) itu adalah endapan-endapan halus berukuran lempung yg menyebar dan terendapkan didasar-dasar laut. Kalau saja endapan ini selain dari anak-anak sungai dan merupakan sebagian besar berasal dari ujung sungai Bengawan Solo, dimana merupakan daerah erosi sungai, maka tentu saja jumlah endapan yang tertahan oleh Bendungan Gajamungkur bukanlah sedikit. Apalagi ditambah penggundulan hutan yang merusak dan mempercepat erosi, itulah sebabnya usia bendungan Bengawan Solo sangat pendek dari yang diduga sebelumnya.
Perhatikan skala pembanding yang ada. Dimensi dari kanal buatan yg konon dibuat sekitar 100 tahun yang lalu ini memiliki panjang 15 Km.

Sungai Bengawan Solo ini sudah tidak seperti yang dulu. Sungai ini sudah dan akan selalu mengalami perubahan bentuk fungsi serta perilakunya sepanjang jaman. Sehingga perlu dilakukan penelitian khusus mengenai Bengawan Solo Moderen.
(sumber : Dongeng Geologi)

hehehehe...jadi pengen ngambil topik TA tentang modifikasi Delta Bengawan Solo... :D

1 komentar: